![]() |
![]() |
| (Ist) |
CIPUTAT — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Pemerintah Kota Serang resmi menjalin kerja sama pengelolaan sampah lintas daerah. Sejak awal Januari 2026, sampah asal Tangsel mulai dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cilowong, Kota Serang, dalam skema uji coba terbatas.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari perjanjian antarpemerintah daerah yang telah ditandatangani pada akhir 2025. Langkah ini diambil sebagai solusi sementara atas keterbatasan daya tampung TPA Cipeucang, Kecamatan Serpong, yang saat ini tengah menjalani proses penataan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel, Tb Asep Nurdin, menyampaikan bahwa pada tahap awal uji coba, Pemkot Tangsel telah melakukan pengiriman perdana sampah dengan volume sekitar 50 ton.
“Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah memulai pengiriman perdana sampah ke TPA Cilowong, Kota Serang. Volume awal sekitar 50 ton dan dilakukan secara bertahap serta terukur,” ujar Tb Asep, Minggu (4/1).
Ia menegaskan, sampah yang dikirim merupakan sampah baru atau sampah harian yang dihasilkan masyarakat, bukan sampah lama yang menumpuk di TPA Cipeucang.
![]() |
Custum, Peralatan, Resto, Cafe, Hotel, Rumah, Kantor, Dll
|
Menurut Tb Asep, kerja sama pengiriman sampah lintas daerah ini masih bersifat sementara dan akan dievaluasi secara menyeluruh selama masa uji coba satu pekan.
“Selama uji coba satu pekan ini, kami bersama Pemerintah Kota Serang akan melakukan evaluasi dari sisi teknis, operasional, hingga dampak lingkungan dan sosial,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selama masa uji coba, volume pengiriman sampah masih dibatasi. Namun ke depan, jumlah tersebut akan ditingkatkan secara bertahap sesuai hasil evaluasi.
“Secara bertahap volumenya akan ditambah setiap harinya,” katanya.
Tb Asep juga memastikan seluruh proses pengiriman sampah ke TPA Cilowong menggunakan armada milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel dan berada dalam pengawasan ketat lintas daerah.
“Pemkot Tangsel memastikan proses pengiriman dilakukan dengan pengawasan ketat dan koordinasi antardaerah, sembari menyiapkan solusi jangka panjang pengelolaan sampah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Bani Khosyatulloh, menyebutkan bahwa pasca uji coba, volume sampah yang dikirim ke TPA Cilowong direncanakan meningkat secara bertahap hingga 500 ton per hari.
“Targetnya 500 ton. Untuk tiping fee disepakati sekitar Rp 317.500 per ton,” kata Bani singkat.
Bani pun meminta dukungan dan doa masyarakat agar kerja sama ini berjalan lancar serta menjadi solusi efektif dalam penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan.
#SampahTangsel
#TPACilowong
#Tangsel
#PemkotTangsel
#PengelolaanSampah



0 Response to "Tangsel Uji Coba Pembuangan Sampah ke TPA Cilowong, Kiriman Perdana 50 Ton"
Posting Komentar